perpustakaan
MyActivityMyStory

5 Kenangan Indah Semasa Kuliah S1

Bismillahirrahmanirrahiim. Assalamu’alaykum kawan narablog.

Setelah sekian tahun lamanya, tepatnya siy sekitar 15 tahun yang lalu aku meninggalkan dunia perkuliahan S1. Akhir bulan Januari lalu, ketika aku ada kegiatan di kantor, menyaksikan kemeriahan dari lapang sebelah kantor.

kegiatan mahasiswa
pertandingan volley

Rupanya ada pertandingan bola volley yang diadakan oleh HMS ITB. Kemeriahan para pendukung masing-masing tim inilah yang membawa memoriku melayang ke masa 15 tahun lalu. Yup…jaman aku masih langsing di jogja dulu. Kembali terkenang akan semua kegiatan yang pernah aku lakukan ketika masih berstatus mahasiswa Gadjah Mada. Dari semua kenangan, ada 5 kenangan yang selalu membuatku kangen akan jogja.

#1. Catatan Kuliah yang Dijadikan Salah Satu Master di Tempat Fotokopi

Sebagai mahasiswa yang hobi mencatat, maka aku selalu memiliki catatan untuk masing-masing mata kuliah. Bukan karena aku rajin, tapi karena aku pelupa (hehehehe). Awalnya aku tak menyadari bahwa catatan kuliah itu bisa beredar di kawan-kawan aku. Nah, seperti biasa setiap akan ujian pasti tempat fotokopi akan menjadi tempat favorit semua mahasiswa. Biasanya disana sudah tersedia master bahan kuliah, bahan praktikum dan soal-soal.

Kalian juga seperti itu tidak? ketika kalian masih berstatus mahasiswa. Tak terkecuali aku, ikutan panik ketika menjelang ujian. Apakah bahan-bahan buat belajar dah siap atau belum niy? Padahal pasti bakal pusing juga kan, mengumpulkan bahan buat belajar di detik-detik menjelang ujian (hehehehe). Hal ini setidaknya memberikan ketenangan dalam diri, bisa nyicil tidur nyenyak.

catatan kuliah
sumber: pexels.com

Kepanikan mengumpulkan bahan-bahan menjelang ujian inilah yang akhirnya membuatku tersenyum. Loh kok? Ada salah satu bendel dokumen hasil fotokopi yang aku sangat familiar dengan tulisan yang tertera disana. Dan coba tebak apa yang aku temukan? Ahaaa…aku menemukan tulisanku disana. Ya Allah saking paniknya, aku fotokopi semua bahan yang ada tanpa melakukan seleksi dan alhasil aku fotokopi catatan kuliahku sendiri. Oh God….dasar ya anak yang tidak teliti. Rugi deh udah keluar uang, padahal jaman itu uang saku yang diberikan ortu pas banget..hiks.

Beruntung banget masih ada uang dari beasiswa dan honor menjadi asisten dosen. Namun, jatah sewa komik di persewaan dekat kampus jadi berkurang deh.

Nah, satu lagi tempat yang akan menjadi kunjungan atau tempat nongkrong favorit menjelang ujian adalah perpustakaan. Tempat ini akan menjadi idola bagi kami para mahasiswa yang butuh ketenangan dalam belajar. Sudah bisa dipastikan, yang ada di perpustakaan ini adalah mahasiswa berwajah serius. Jadi, ketika rombongan aku dan kawan-kawan masuk dianggap aneh (hehehehe). Setiap hari kami lebih memilih nongkrong di ruang himpunan, namun menjelang ujian kami mencari ketenangan di perpustakaan (beuh.…cari muka niy ama perpustakaan..hehehehe).

perpustakaan
sumber: pexels.com

#2. Kerja Kelompok dan Belajar Bersama Menjelang Masa Ujian

Suasana menjelang ujian ternyata tetap menjadi kenangan favorit. Kami biasanya belajar bareng karena ada beberapa mata kuliah yang cowok banget sehingga penjelasan dari teman cowok sangat dibutuhkan (alasan aja..hahahahaha). Aku dan kawan-kawan cewek akan mendatangi kost salah satu kawan cowok yang paham dengan materi Struktur Beton/Baja.

Yup…aku anak Teknik Sipil, tapi stres apabila sudah dihadapkan pada mata mata kuliah Analisa Struktur, Struktur Beton/Baja dan Pondasi. Untuk ketiga mata kuliah ini, sudah dapat B atau C saja sudah sangat bersyukur. Materi susah ditambah dosen pengajar sudah sangat senior, semakin mengerikan saja mata kuliah ini di mata aku.

tugas kuliah menumpuk
sumber: pexels.com

Terkadang kami berburu buku pinjaman di perpustakaan (lagi-lagi..perpustakaan menjadi tempat favorit menuju ujian). Buku terkait ketiga mata kuliah ini selalu tebal dan berbahasa inggris. Yang lucu adalah buku setebal ini hanya bagian rumus saja yang kami kutip. Namun buku-buku ini menjadi penolong apabila ujian dilakukan dengan metode Open Book. Catatan kuliah tak ada kekuatannya ketika Open Book karena contoh soal biasanya menyapa di buku-buku pegangan yang menjadi referensi para dosen pengajar ini. Kehadiran di kelas yang rajin pun dapat menjadi penolong ketika ujian Open Book diadakan.

belajar bersama
sumber: pexels.com

Dengan kekuatan bersama, soal manapun bisa teratasi. Beruntung, kawan-kawan cowok aku baik semua, dengan hati lapang dan sabar, mereka mengajari kami para mahasiswi yang tomboy ini.

#3. Jalan-jalan dan Kumpul Satu Angkatan

Kami adalah rombongan mahasiswa yang tidak menjadikan belajar itu sebagai sumber dari segala sumber kebahagiaan. Kami pun juga perlu yang namanya menghibur diri. Setiap saat kami bisa ngabring bersama satu angkatan untuk jalan-jalan di sekitaran Jogja, sekedar nongkrong berkelompok ataupun menyewa sebuah villa untuk kegiatan keakraban angkatan.

Sebagai anak kost, kegiatan ini menjadi salah satu hiburan ketika rasa kangen akan rumah menyerang. Kekuatan bulan dari Sailormoon pun tak akan mempan menangkis rasa kangen ini. Terutama buat kawan-kawan yang berasal dari luar pulau Jawa. Berkumpul bersama, tertawa dan bermain permainan ringan menjadi hiburan tersendiri dan pastinya kenangan.

Ada yang menikmati acara kumpul-kumpul itu dengan bakar jagung, main gitar, sekedar ngobrol, ada yang tidur lebih awal (tipe anak mama), dan pastinya ada juga yang meluncurkan jurus pendekatan kepada teman angkatan yang ditaksir (hehehehe).

makrab mahasiswa
sumber: pexels.com

#4. Pertandingan Olahraga antar Angkatan atau Fakultas

Setiap tahun selalu diadakan pertandingan olahraga antar angkatan atau antar fakultas. Nah..aku suka terpilih menjadi salah satu peserta untuk pertandingan volley putri. Meskipun tak jago tapi cukup terpakai sebagai pelengkap tim secara jumlah mahasiswi di Jurusan Teknik Sipil sangat terbatas.

Apa siy yang bikin seru ketika pertandingan seperti ini? Yang bikin seru adalah teriakan semangat dari para pendukung. Pendukung akan semakin menyemarakan suasana ketika persaingan nilai antar kedua tim semakin ketat. Hal ini memang menyenangkan karena suasana semakin meriah, namun yang kurasakan ketika aku menjadi pemain, berbeda. Teriakan dukungan ini membuatku semakin panik dan sulit untuk fokus (hehehe).

pertandingan
sumber: pexels.com

Kalau sudah menjadi pendukung seperti ini, rasanya sudah lupa dengan tugas kuliah, uang saku bulanan yang sudah menipis dan cucian baju seminggu yang belum terpegang serta gunungan setrikaan di atas tempat tidur.

Di kampus ku dulu setiap pertandingan antara Fakultas Teknik dan Fakultas Kehutanan pasti berujung pada perkelahian. Oleh karena itu, kedua fakultas ini selalu dipisahkan, walau akhirnya mereka bertemu juga di final (hehehehe). Kata kakak-kakak angkatan, kedua fakultas ini memang musuh bebuyutan (ntah sejak kapan dan apa penyebabnya, tidak ada satu pun orang yang mengetahuinya). Mewariskan budaya tanpa jelas asal-usulnya (hehehehe).

#5. Wisuda

Taraaaaaa….ini pasti pencapaian akhir para mahasiswa. Yup..WISUDA boookkk. Alhamdulillah aku termasuk rombongan mahasiswa yang lulus tepat waktu. Bersiap melangkah menuju episode kehidupan yang baru. Aku suka menyanyikan lagu Hymne Gadjah Mada. Lirik dan nadanya dapat diikuti disini. “Bakti kami mahasiswa Gadjah Mada semuaaaaa, ku berjanji memenuhi panggilan bangsakuuuuu…” penggalan lirik yang paling aku hafal (hehehehe).

wisuda
sumber: pexels.com

Dunia kerja dan masyarakat umum sudah siap mengambil para lulusan perguruan tinggi ini. Perjuangan belajar di bangku kuliah S1 selesai sudah. Kalian merasakan tidak? Ketika wisuda, ada yang menghadirkan 1 kompi keluarga besarnya. Alhamdulillah di wisuda S1 ini aku bisa mengajak kedua orang tua (itu pasti), adikku dan pacarnya (sedangkan aku sendiri tanpa pendamping wisuda coz belum memiliki pacar apalagi calon suami), almarhumah mbah putri dan budhe.

Senang rasanya bisa melihat kebahagiaan terpancar dari wajah-wajah orang tersayang ku ini. Anak PNS ini berhasil menyelesaikan S1 nya di kota rantau yaitu Jogja. Jadi teringat perjuangan orang tua yang mengelola gaji kecil PNS di jaman itu untuk membekali anaknya belajar di kota rantau.

Ya Allah, semoga berilah kesehatan dan kebahagiaan bagi kedua orangtua dan perlindungan terbaik bagi beliau berdua. aamiin.

Nah..sapa yang akan berbagi kenangan semasa bangku kuliah bersama aku?.. Yuk, berbagilah di kolom komen dibawah…hehehehe. makasih.

Alhamdulillah, Wassalamu’alaykum.

#Day5 #Rabu #13.02.19 #SETIP #EstrilookCommunity #KLIPFeb #MenulisuntukDiriSendiri

Aku seorang wanita yang suka menulis, melalui tulisan aku dapat mengalirkan aliran rasa yang ada di diri, melalui tulisan aku berharap dapat berbagi kebaikan dan melalui tulisan aku dapat bahagia.

35 Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: