BPN30DayBlogChallenge2018

5 tempat makan favorit de’fajar family

Bismillahirrahmanirrahiim

Assalamu’alaykum teman-teman, alhamdulillah day 7 for 30daysblogchallenge2018

Hmmmmm…hari ini kita akan ngobrol tentang 5 warung/restoran favorit de’fajar family alias rombongan tanjidor aku tercinta. Yayaya, kami biasa jalan-jalan dan makan bareng ketika weekend hadir. Sudah hampir 8 bulan ini kami hanya makan bertiga aja dikarenakan Pak Suami sedang berjauhan dengan kami karena menjemput rezeki di benua sebrang sana (semoga kami diberi kesempatan tuk bertemu dan berkumpul kembali dengan beliau sehingga bisa jalan-jalan, ngobrol, bermain dan belajar bersama kembali..aamiin). Makanan?…yup, kami ini suka jajan padahal Mbah Bono (asisten kami di rumah rajin sekali memasak). Tapi gak sering kok jajannya hanya setiap weekend aja (dan pada akhirnya setiap weekend Mbah Bono gak masak dikarenakan suka sekali melihat kami beredar….hehehehe). Baiklah kita mulai yuk ngobrolnya. Sebenarnya kalo soal tempat makan, kami tuh bisa kemana aja, selama halal, gak mahal/mahal tapi sesekali aja, trus variasi menu nya bisa macam-macam, dan ada es coklat (ini minuman favorit adek), kalo yang lain bisa milih menu apa aja, kalo adek pilihan hanya 2, es coklat atau air putih (kasian kan). Akhirnya dari beberapa tempat makan yang biasa kami kunjungi, ada 5 tempat makan favorit kami (dikarenakan bisa lebih 1 kali bahkan 3 kali makan di tempat ini)

1.Gokana dan Raa Cha

Salah satu tempat makan yang menyajikan menu masakan Jepang di Bandung. Kami sudah berkunjung ke restoran ini lebih dari 5 kali deh sepertinya dikarenakan duo fajar junior suka sekali dengan menu nya. Kakak suka nya menu Chicken Teriyaki, Adek menu paket nugget, aku dan Pak Suami sukanya menu ramen. Dari sisi rasa, sebenarnya cukup dapat diterima oleh lidah kami, tapi jangan tanyakan enak atau gak ya, karena kami bukan orang yang jago terkait masakan (hehehe). Dari sisi harga, masih masuk dalam budget uang jajan kami, biasanya kalo kami makan berempat, maksimal habis sekitar Rp. 200 ribu – Rp. 250 ribu (tergantung jenis menu makanan/minuman yang kami pesan). Nah, lokasi restoran Gokana yang sering kami jadikan tempat nongkrong adalah Gokana yang berada di alamat Jl. Sukajadi Bandung (dekat SMPN 15 Bandung), masih seputaran daerah jajahan maen keluarga kami lah (hehehehe)

Ini masih juga tempat makan yang menyajikan menu masakan Jepang, namun dengan jenis menu rebusan (suki) dan bakaran (BBQ). Lokasinya sebelahan dengan restoran Gokana. Awalnya kami dulu ragu mau bawa anak-anak kesini dikarenakan pasti bakalan repot dan tidak bisa menikmati niy, masak sendiri plus ngasuh anak. Namun kami pengen ajak Kakak “masak-masakan” akhirnya kami ajak anak-anak berkunjung di restoran ini. Alhasil, Kakak menikmati, Adek jadi penikmat saja. Kami biasanya order 2 jenis kuah suki, yaitu kaldu dan tom yang. Kaldu untuk anak-anak, dan tom yang untuk aku dan pak Suami. Jenis makanan yang biasa kami ambil adalah wagyu beef slice, chicken barbeque (spicy/non spicy), sayuran, beberapa jenis bakso (beef/crab), sosis, kembang tahu, tofu, beberapa jenis sauce. Jenis minuman yang kami pilih adalah ice Ocha, hot Ocha, Greentea Milk, dan es coklat (teuteup…khusus buat Adek, kami harus order ke toko sebelah yaitu Gokana). Biasanya kami habis antara Rp. 200 ribu – Rp. 400 ribu ketika makan disini. Disini aku lebih suka yang direbus dengan kuah Tom Yang yang seger dan pedas, namun mulai suka yang BBQ juga karena udah tahu cara makan daging yang enak (hehehehe).

2. Warung Steak

Tempat makan dengan menu steak ala warung ini merupakan salah satu tempat kami jajan makanan. Yang seneng banget kalo berkunjung kesini adalah Kakak dengan menu pilihan yang tidak pernah berubah yaitu Chicken Cordon Blue, 2 buah
Chicken Cordon Blue sedang habis olehnya, namun sayang dia tidak suka sayurannya dan berujung pada aku/ayahnya yang bertugas menghabiskan sayuran. Adek suka menu Chicken Drumstick atau kentang goreng. Sedang aku dan pak suami pilihannya kadang gonta-ganti, kadang Sirleoin Steak ala warung, Tenderloin Steak (lokal/import). Jenis minuman yang kami pesan biasanya Milkshake Chocolate, Lemon Tea atau Avocado Juice. Harga dan rasa pas buat kami sekeluarga, maklum mayoritas lidah kami adalah lidah lokal. Yang utama adalah kami suka. Harga per menu juga tidak terlalu mahal, rata-rata dibawah Rp. 20 ribu. Lokasi Warung Steak yang sering kami kunjungi adalah di Jl. Prof. Dr.Ir.Sutami, Bandung (Dekat kolam renang Karang Setra) dengan parkiran yang cukup luas untuk mobil dan motor.

3.Soto Sedap Boyolali (SSB)

Nah…kalo ini adalah soto yang berasal dari kampungnya Pak Suami dan yang maniak kesini adalah Kakak. Dia bisa habis 3 mangkok disini (mangkoknya ukuran kecil kok, sebesar mangkok dawet). Ada beberapa macam menu soto, ada soto ayam kampung dan soto daging sapi serta ada beberapa cemilan. Ada tempe dan tahu goreng, ada sate telur puyuh, sate cingur (ini favorit aku), kerupuk, karak, sate ati ampela, Soto disini cocok dengan lidah kami, secara kami juga berasal dari Jawa Tengah, jadi makan disini serasa sedang pulang kampung ke rumah Pak Suami. Kami kalo jajan disini paling mahal habis Rp. 150 ribu untuk kami berempat. Lokasi warung SSB yang sering kami datangi tidak terlalu jauh dari rumah, paling kena macet saja di persimpangan Pemkot Cimahi, yaitu terletak di Jl. Raya Cibabat sebelah kanan RSUD Cibabat, Cimahi dan bersebelahan dengan Bakso Trisno 3 yang dari jawa juga.

4. Bakmi Jowo “Mas Tri” Gunung Kidul

Sebagai orang dari Jawa Tengah, kami pasti mencari tempat makan dengan cita rasa yang sesuai dengan kebiasaan lidah kami. Selain soto, kami juga suka beli bakmi jowo, nah kami biasa berkunjung di warung makan Bakmi Jowo “Mas Tri” Gunung Kidul yang berupa rumah dengan halaman nya sebagai tempat makan. Di masak dengan menggunakan bahan bakar arang dengan penggorengan di atas tungku. Menu yang aku dan Pak Suami suka adalah Mie Godog agak pedas, Kakak dengan pilihan menu Nasi Goreng dan Adek dengan menu Mie Goreng. Rasanya Mie Godog/Mie Gorengnya maknyus ala kami ya, seger, panas dan pedas (sebuah kombinasi yang akan membakar kenikmatan lidah kita). Harga untuk masing-masing menu rata-rata di atas Rp. 20 ribu dan sekali kami berkunjung bisa menggelitik kocek kami sebesar Rp. 150 ribu – Rp. 200 ribu. Lokasi warung ini tidak dipinggi jalan yang terkenal, agak masuk kedalam, namun selalu ramai terutama yang kangen dengan masakan-masakan jawa. Alamatnya di Jl. Sukahaji No. 53 Bandung.

5. Warung Nasi Padang

Nah..ini masakan luar Pulau Jawa yang menjadi favorit keluarga kami. Kakak yang senang sekali dengan menu Nasi Rendang, kalo adek, aku dan Pak Suami milih menu disini biasa aja, semua jenis masakan bisa kami pilih. Kami kesini biasanya dalam rangka menurut keinginan Kakak yang pengen makan Nasi Rendang (hehehehe). Ada 2 warung padang yang biasa kami kunjungi apabila kami ingin makan di tempat yaitu Restoran Padang Sari Bundo (belakang Telkom) dan Restoran Padang Sederhana (Pasteur/Setiabudi). Kalo yang dibungkus biasanya di Nasi Padang Sariwangi di dekat Setraduta yang bisa dipesan via Go-Food. Rasa rempah yang enak membuat kami cocok dengan harga ya tergantung jenis makanan yang kami makan siy.

Special: Masakan Uti/Mbah Bono

Walaupun sering kami jajan di luar ketika weekend, masakan Uti alias Ibu Aku alias neneknya duo fajar junior dan Mbah Bono tetap paling favorit. Masakan yang sudah dikenal oleh lidah kami sejak kecil. Masakan Uti yang favorit adalah sayur lodeh/soto ayam/orak-arik, masakan Mbah Bono yang favorit adalah tumis daun pepaya. Masakan Uti bisa kami rasakan ketika Uti berkunjung ke Bandung atau ketika kami mudik ke Solo, kalo masakan Mbah Bono ya tiap hari bisa kami rasakan tinggal kami request minta dimasakin menu apa. Ngomongin masakan jadi pengen makan deh, yeeeee..sudah menjelang istirahat makan siang niy…yuk mari kita makan.

Alhamdulillah done for #BloggerPerempuan #BPN30dayschallenge2018

Wassalamualayikum

26.11.18

No Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: