cerdas finansial
Bunda Sayang

Aliran Rasa Bunsay IIP #L8

Bismillahirrahmanirrahiim. Assalamu’alaykum kawan narablog.

Alhamdulillah, pagi ini masih diberikan kenikmatan yang luar biasa dari Allah SWT dimulai dari nafas yang masih terhembus segar dari hidung ini, mata yang masih bisa melihat segala keindahan yang Dia berikan, lidah dan mulut yang masih bisa mengecap rasa, tangan dan kaki yang bisa diayunkan untuk membantu aktivitas ku hari ini.

Well, materi dan tantangan level 8 Bunda Sayang sudah dilalui dengan baik walaupun dengan terseok-seok. Namun ilmu tetap dapat diserap dan disalurkan kepada si buah hati yang sedang tumbuh menuju usia remaja. Yup, seperti yang sudah kutulis sebelumnya bahwa di level ini aku berpartner bersama kakak.

Ada yang kurang sebenarnya di level ini. Apakah itu? Yup, dokumentasi. Aku sedang tidak menyukai foto memfoto dikarenakan HP kesayanganku rusak (hiks). Ada yang kurang tanpa aplikasi editor. Bukan untuk mempercantik foto namun untuk mendramatisasi foto (hahahaha, bercanda).

Materi yang sangat bermanfaat

“Mendidik Anak Cerdas Financial Sejak Dini”. Itulah headline level ini. Financial, yup mendengar financial pasti akan langsung tersambung dengan yang namanya uang. Tapi jangan salah ya, materi ini tidak fokus hanya tentang uang dan uang. Kita belajar tentang pengelolaan uang dimulai dari mana asalnya dan untuk apa digunakannya?.

Pemahaman awal yang harus ditanamkan adalah tentang “Rezeki itu pasti, Kemuliaan yang dicari”. Kemudian rezeki itu tidak hanya tentang materi/uang. Uang adalah sebagian kecil dari rezeki. Diskusi dengan kakak, dia sudah mulai paham dan setuju bahwa kemuliaan itu yang utama. Disitulah tingkat keberkahan dari rezeki yang kita terima dan miliki saat ini.

Tahap berikutnya, bicara dan diskusi tentang perbedaan “WANT” dan “NEED”. Ini tidak hanya menjelaskan ke kakak, namun juga bicara ke hati diriku sendiri. Aku sendiri masih suka mencampur-adukkan antara keinginan dan kebutuhan. Kakak masih sedikit bingung tentang pemahaman antara “WANT (Keinginan)” dan “NEED (Kebutuhan”. Perlahan aku menjelaskan dan memberikan contohnya. Kebutuhan adalah apabila tidak ada itu maka kegiatan kita akan terhambat, sedangkan keinginan adalah mengikuti selera hanya sekedar pengen dan buat hati senang saja.

Hikmah dan Pembelajaran yang Dapat Diserap

Semua ilmu, kejadian, kegiatan yang hadir dalam kehidupan kita pasti ada hikmahnya. Salah satunya tentang materi di level 8 ini. Kakak jadi senang dan antusias mencatat uang saku yang kuberikan kepadanya (walaupun setiap hari harus diingatkan kembali agar tidak lupa pencatatannya). Dia mulai belajar membiasakan diri menyisihkan 2.5% dari uang saku yang dia miliki. Kemuliaan dan keberkahan berasal dari kita mengeluarkan hak orang lain yang dititipkan oleh Allah SWT dalam rezeki kita dan kita berbagi rezeki kita kepada orang lain yang membutuhkan.

Satu lagi dan utama adalah hikmah tentang rasa syukur. Apapun rezeki yang kita rasakan, seberapapun besar rezeki yang kita terima harus kita syukuri. Melalui rasa syukur ini akan mendatangkan kebahagiaan dalam hidup kita. Kebahagiaan akan mendatangkan ketenangan. Disitulah letak akhir tujuan dari kemuliaan rezeki yang kita miliki yaitu ketenangan hidup.

Okeh, terima kasih atas kesempatan dan ilmunya buat Bunda Sayang IIP.

Alhamdulillah, Wassalamu’alaykum.

  • #AliranRasa
  • #GameLevel8
  • #Tantangan10hari
  • #KuliahBundaSayang
  • #InstitutIbuProfesional
  • #CerdasFinancial

Aku seorang wanita yang suka menulis, melalui tulisan aku dapat mengalirkan aliran rasa yang ada di diri, melalui tulisan aku berharap dapat berbagi kebaikan dan melalui tulisan aku dapat bahagia.

Leave a Reply

%d bloggers like this: