BPN30DayBlogChallenge2018

Apa yang ada di benakku ketika mendengar kata “Social Media”?

Bismillahirrahmanirrahiim

Alhamdulillah day 5 for 30daysblogchallenge2018

Memulai hari ini dengan bangun kesiangan dan langsung turun gunung bebere rumah dengan mengubah setingan alias desain ruang tamu dan ruang keluarga, walaupun yang namanya barang-barang printilan belum bisa dibersihkan dan dirapikan secara sempurna. Hmmm…pengen banget bisa punya rumah yang super rapi seperti di IG nya ibu.nana terasa nikmat sekali sepertinya melihat rumah yang rapi jali tak seperti istanaku yang seperti kapal pecah ini. Dah mencoba juga ditata ala metode konmari tetap aja masih banyak barang printilan yang eksis di luar.  Yup..beberapa pekan ini, aku memang suka sekali mengikuti IG rekan-rekan yang hobi merapikan rumahnya heheheh

Nah…akhirnya aku pun candu dengan melototin IG karena mencari inspirasi untuk merapikan rumahku (fakta atau gosip?). Okeh…bicara tentang IG yang merupakan salah satu media sosial yang akhir-akhir ini aku akrab, sebelumnya aku jatuh cinta dengan facebook sampai kecanduan pasang status dari yang jelas sampai alay dan akhirnya aku pun sekarang mulai sedikit demi sedikit meninggalkannya, eh bukannya sadar malah pindah kecanduan ama IG. Dari mulai hobi posting foto sampai kepo in artis (halah,…makin gak jelas aja niy mamak-mamak). Tapi ya emang gak bisa begitu sapa kita sok gak peduli dengan perkembangan teknologi ya, bagi ku siy…up to date tuh wajib tapi tetap kudu bisa kontrol pengelolaannya biar gak jadi addict.

Kalo kita liat ke wikipedia, “Media Sosial adalah sebuah media daring dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi meliputi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual.” Dari wikipedia juga lah kutahu ternyataa banyak banget jenis media sosial itu seperti berikut:

Diagram yang menunjukan perbedaan jenis dari media sosial (sumber: wikipedia)

Nah..aku tak menjalankan semua jenis itu lah, hanya sebagian kecil media sosial yang akrab ma aku yaitu:

  1. Facebook; aku mengenalnya sejak tahun 2008 yang sebelumnya aku menggunakan Friendster. Di media ini aku lebih banyak berbagi foto dan status dan mengikuti beberapa grup yang terbentuk di facebook. Media ini sedikit demi sedikit mulai kutinggalkan
  2. Instagram; Nah…kali ini aku akrab dengan media ini, karena lebih banyak bisa share foto dan caption-caption.
  3. Blog; ahaaaa…aku pun mulai cinta media ini, karena aku bisa menulis dan bercerita dengan lebih panjang melalui media ini
  4. Youtube; melalui media ini aku gunakan untuk mendengarkan lagu, nonton film/webseries, nonton ceramah dan mengikuti vlog beberapa artis
  5. Twitter; aku gak begitu dekat siy ama media ini, punya media ini juga gegara ikutan BPN hehehehe
  6. Wikipedia; ini partner aku kalo nyari-nyari informasi 
  7. Linkedln; aku punya juga untuk kegiatan yang bersifat resmi urusan kerjaan ini (hehehehe)
  8. Whatsapp; aaaahhhh ini partner terbaik dalam hidupku, teman setia selama aku LDM ama pak suami (muaaaahhh)
  9. Telegram; nah ini media yang terpakai ketika ada forum online yang harus aku ikuti

Wah…ternyata cukup banyak ya media sosial yang aku ikuti (hehehehe). Media sosial itu akan menjadi manfaat buat kita pastinya apabila kita mampu mengendalikan diri yaitu dalam arti gak berlebihan. Apabila kita sudah berlebihan pastinya akan mendatangkan dampak buruk bagi diri kita, contohnya jadi lupa waktu, lupa keluarga dan lupa lingkungan sekitarnya karena terlalu fokus dan addict dengan media sosial ini. Jadi kita pun harus pandai dalam memanfaatkan dan mengelolanya. Saat ini aku pun sedang berusaha tuk mengatur waktu dengan baik, alias pengen mengurangi pegang HP biar gak terlalu kepo untuk buka-buka akun media sosial aku (doakan ya kawans semua- smile)

Intinya ya..semua hal yang positif itu baik apabila dilakukan sesuai porsinya, apabila sudah melebihi porsi ya bisa dipastikan jadi melenceng dari arah tujuan yang baik bukan. Bagiku, aku masih perlu berinteraksi dengan media sosial karena banyak sisi positif yang bisa kita dapatkan dari media sosial dan dapat menunjang kegiatan-kegiatan ku, tantangan buatku adalah masih adanya gangguan yang masih harus aku pikirkan solusinya yaitu terkait  manajemen waktu agar kita tidak candu dan terlalu bergantung dengan media sosial ini hingga lupa maen ama anak, lupa tilawah, lupa berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Okeh..kawan-kawan semua, mari kita bijak dalam ber-media sosial.

Alhamdulillah done for #BloggerPerempuan #BPN30dayschallenge2018

24.11.18 

Leave a Reply

%d bloggers like this: