MyActivityMyStory

Belajar pengendalian emosi biar stres pun kabur

Bismillahirrahmanirrahiim. Assalamu’alaykum kawan-kawan.

Hmmm…bicara emosi ataupun stres, rasanya 2 hal ini masih sering nempel pada diriku. 2 hal yang sangat berdampak buruk bagi semua orang termasuk diriku. Sapa siy yang ingin stres atau hobi marah-marah? pasti semua orang pun gak mau pun orang tersebut tipe pemarah. 2 hal yang akan membawa kita ke arah sakit dan jauh dari sehat. Aku baru saja membaca buku di salah satu chapter tersebut ada tips menghalau stres dan mengendalikan emosi. Aku sebut aja pengendalian stres ala mbak Puput Maryati. Apa sajakah itu? Okeh..mari kita tengok bersama.

#1. Kenali pemicu stres

Nah..untuk bisa jauh dari stres maka kita harus bersahabat dengan stres. Loh kok bisa? Kalo kita jadi musuh, yang ada kita tidak akan dekat dengannya dan tidak akan mengenalnya. Namun apabila kita dekat maka kita dapat mengenal dan kemudian mampu mengendalikan sehingga tidak memuncak menjadi emosi. Cara pengenalannya gimana ya? Kata Mbak Puput, kita harus kenali pemicu stres tuh apa? kemudian kapan niy biasanya dia menyapa? setelah itu..apa yang biasanya kita lakukan ketika bertemu dengannya?..setelah 3 indikasi ini kita dapat maka kita harus mencoba membuat jurnal stres…hmmm…menghadapi stres saja kita harus belajar tentang jurnal..makanya stres ini adalah hal yang sangat penting dalam kehidupan kita. Baiklah…akan aku coba praktekan mbak (hehehe).

#2. Bergerak

Maksudnya apa? kalo aku baca siy..tujuan kita disuruh bergerak adalah agar peredaran darah lancar mengalir, sehingga risiko stroke akibat stres dan hobi emosi akan terhindar. Selain itu..dengan bergerak, maka tubuh menjadi segar. Ingat gak ama motto terkait kesehatan “Men sana incorpore sano” yang artinya di dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat. Ketika peredaran darah lancar maka otakpun menjadi segar. Bukan begitu pak ekooo? ….siap mbak put, ini pun akan aku praktekan.

#3. Silaturahmi

Dalam Islam disebutkan bahwa dengan melakukan silaturahmi maka dapat memanjangkan usia kita. Nah..sapa coba yang mau usia nya panjang dan barokah? Akuuuuhhhh (cung jari telunjuk setinggi-tingginya). Orang yang hobi nya ngambek dan mudah stres..pastinya akan sering sakit-sakit an..kondisi tubuh ngedrop..kalo sering seperti ini maka bisa-bisa usia kita gak akan panjang (wuiiihh..ngeri pun yak)…takut aku mbak Put…ayooo Novya..sing sehat nyak.

#4. Bersikap tegas dan jujur

Mbak Puput bilang bahwa kita harus tegas dan jujur dalam mengungkapkan rasa. Kalo suka katakan suka…kalo gak katakan gak..daripada makan hati..enakan makan jeruk kan..lebih sehat dan segar. Jujur itu bisa jadi menyakitkan namun bisa meringankan hati. Bukan begitu Nyak?..yes that’s right mbak bro 😄

#5. Mengelola jadwal

Stres dan waktu…apakah bersaudara? Yes..mereka sepupu an. Kalo pengaturan jadwal kita berantakan maka semua aktivitas akan saling berbenturan alhasil kita akan pusing dan akan berakhir pada sebuah kenyataan..kita stres (nguing..nguing..nguing..suara sirine ambulance menuju UGD). Untuk ini, memang aku masih sangat buruk, bagaimana dengan kalian? sama kah dengan akuh..atau justru beda. Jangan sama lah..nanti kita dikira anak kembar.

#6. Bersyukur

Ini adalah puncak pencapaian. Kata Mbak Puput, “Jangan menunggu bahagia untuk bersyukur, tapi bersyukurlah maka engkau kan bahagia”. Qoute ini sering sekali kita dengar. Aku suka sekali mencari-cari rasa bahagia, padahal rasa bahagia itu mudah didapat apabila kita mau menjadi pribadi yang punya banyak rasa syukur. Okeh Mbak Put, semoga aku bisa selalu menjadi pribadi dengan penuh rasa syukur. Aamiin.

Yup..itulah tips jurnal emosi ala Mbak Puput. InsyaAllah aku bisa istiqomah menjalankannya. Aamiin.

Alhamdulillah done for #ODOP99days #Day 4. Wassalamu’alaykum.

Aku seorang wanita yang suka menulis, melalui tulisan aku dapat mengalirkan aliran rasa yang ada di diri, melalui tulisan aku berharap dapat berbagi kebaikan dan melalui tulisan aku dapat bahagia.

Leave a Reply

%d bloggers like this: