Gaya Belajar
Bunda Sayang

Gaya Belajar Adek – Game Level 4 Bunsay #Day2

Bismillahirrahmanirrahiim. Assalamu’alaykum kawan narablog.

Semangat pagi. Tantangan hari kedua pun siap dihadapi. Ada cerita apakah hari ini? Yuk ah ikuti perjalanan kami.

Gaya Belajar dengan Modalitas Visual

Sambil bermain dengan Adek, kali ini aku mau sedikit berbincang melalui tulisan tentang gaya belajar dengan modalitas “Visual”. Setiap anak bahkan setiap orang bisa saja memiliki lebih dari satu modalitas gaya belajar namun tetap ada yang paling dominan. Nah, kali ini kita akan memahami tentang modalitas “Visual”. Visual memiliki kecenderungan pada kemudahan menangkap makna suatu benda atau pesan melalui indera penglihatan yaitu mata.

Pembelajaran kepada anak yang memiliki modalitas Visual menggunakan metode pengajaran yang membutuhkan adanya peragaan dari media. Bisa melalui gambar, benda atau ekpresi dari wajah kita, sehingga anak dengan modalitas visual lebih suka duduk berhadapan atau menghadap ke media. Penggunaan gambar-gambar lebih mudah diterima dan dipahami oleh otak mereka. Gambar yang dapat kita gunakan diantaranya adalah diagram, buku bergambar dan video.

Ciri-ciri gaya belajar visual adalah sebagai berikut:

  • Bicara agak cepat
  • Mementingkan penampilan dalam berpakaian/tampilan
  • Tidak mudah terganggu oleh keributan
  • Mengingat yang dilihat, dari pada yang didengar
  • Lebih suka membaca daripada dibacakan
  • Pembaca cepat dan tekun
  • Seringkali mengetahui apa yang harus dikatakan, tapi tidak pandai memilih kata-kata
  • Lebih suka melakukan demostrasi daripada pidato
  • Lebih suka musik
  • Mempunyai masalah untuk mengingat instruksi verbal kecuali jika ditulis, dan seringkali minta bantuan orang untuk mengulangnya

Wah, sepertinya aku masuk juga niy dari gaya belajar Visual ini dan sepertinya ini adalah modalitas dominan pada diriku.

Kegiatan bersama Adek di Hari Kedua

Di hari kedua kemarin aku ajak Adek membaca buku. Ada satu buku favorit dia yang sampai hari ini sudah nyaris hancur dimana lembaran terlepas semua. Namun bagi dia, ini ada buku favorit. Buku itu adalah sejenis board book yang tebal terbitan Pustaka Lebah. Apa yang menarik dari buku ini? Buku ini berisi tentang segala hal terkait transportasi, dimulai dari transportasi darat, laut dan udara bahkan ruang angkasa.

Dari kegiatan ini terlihat dia akan mudah sekali diskusi dan bertanya beberapa hal terkait tema ini. “Ibu, ini pesawat apa?”…”Ibu, ini orangnya dimana?” (ketika menunjuk gambar roket). Dia pun mengulang beberapa jawaban yang pernah aku jawab ketika hari-hari sebelumnya aku mendampingi. Dia juga menyertakan mainan mobil-mobilan dalam menikmati buku yang dia lihat (salah satu ciri kinestetiknya). Saat ini Adek belum bisa membaca sehingga masih dibacakan. Ketika dibacakan dia akan fokus memperhatikan gambar yang ada kemudian sedikit-sedikit dia akan menginterupsi dengan pertanyaan-pertanyaan seputar halaman yang kami baca. Dari interupsinya ini, aku memasukan penjelasan-penjelasan yang lebih mudah dia pahami (salah satu ciri visualnya).

Belajar bersama Adek itu harus selalu membangun suasana yang bagus. Sebelumnya nyaris gagal belajar bersama dia karena Adek menangis. Loh kenapa? Seperti biasa, bercanda dengan Kakak kemudian berakhir rewel dan kutegur. Jadilah, anak super sensitif ini menangis. Namun tak lama kemudian Adek sudah mendekat kembali dan minta dibacakan buku.

Catatan Pembelajaran di Hari Kedua

Adek lebih mudah mengingat ketika kita ajak terlibat dengan gambar-gambar dan dikombinasikan gerakan dari dia juga. Sekilas nampak lebih terlihat modalitas visual dan kinestetik. Okeh, tetap semangat mengamati besok di hari ketiga ya.

Gaya Belajar
Tabel Pengamatan #Day2

Frekuensi gaya belajar yang sama akan memberikan kemudahan dalam membersamai anak belajar

Alhamdulillah, Wassalamu’alaykum.

  • #Hari2
  • #Tantangan10hari
  • #Gamelevel4
  • #GayaBelajarAnak
  • #KuliahBundaSayangIIP
  • @Institut.Ibu.Profesional

Referensi: Materi Level 4 Bunsay IIP

Aku seorang wanita yang suka menulis, melalui tulisan aku dapat mengalirkan aliran rasa yang ada di diri, melalui tulisan aku berharap dapat berbagi kebaikan dan melalui tulisan aku dapat bahagia.

Leave a Reply

%d bloggers like this: