Melatih Kemandirian
Bunda Sayang

Ibu yang Lelah, Adek yang Semangat – Level 2, Hari ke-15

Bismillahirrahmanirrahiim. Assalamu’alaykum kawan narablog.

Alhamdulillah. Tak henti kami mengucap syukur atas karunia Allah SWT pada keluarga kami. Hmmm, sudah 2 hari ini, aku pulang sampai rumah dengan rasa kepayahan, apakah aku mulai kurang enak badan? Bisa jadi, harus doping multivitamin niy biar gak drop.

Acara buka bersama ibu-ibu TKA

Ibu-ibu TKA dimana Adek sekolah kemarin mengadakan silaturahmi bulanan sekaligus melaksanakan buka puasa bersama di Ahadiat Hotel & Bungalow di daerah Setra Sirna dekat Setrasari Plaza (gak jauh juga dari rumah, sekitar 30 menit). Sesampainya di rumah, aku ngerasa badan lemes banget dan merasa tertolong ketika melihat Adek ternyata masih tidur. Hmmm, bisa jadi alasan niy buat gak datang ke acara. (bukan karena gak mau silaturahmi, tapi emang badan sedang tak nyaman).

Eh, ternyata tak berapa lama, Adek terbangun. Ketika ditanya mau buka puasa di rumah atau bareng teman-teman. Adek pengen ikutan teman-teman. Anaknya semangat sekali dan sudah bersiap minta mandi sendiri dan pakai baju sendiri. Alhasil, Aku pun kudu semangat. Aku pun mandi, sholat ashar dan bersiap juga.

Okeh, cara pertama untuk menggagalkan ternyata tidak sukses. Sewaktu keluar rumah, kulihat langit sebelah timur mendung dan sudah terdengar bunyi gluduk. Aku tanya lagi ke Adek, apakah masih mau berangkat karena mau hujan. Jawabnya adalah:

Adek: “Ini gak hujan ibu, masih bisa kita berangkat”

Aku pun hanya tersenyum, baiklah, qadarullahnya memang harus berangkat. Semoga fisikku gak sampai ngedrop..aamiin. Kami naik motor berdua aja karena Kak Iya gak mau ikutan, Kakak mau ikutan yang acara buka puasa kelas 5 aja nanti. Di tengah jalan (hampir sampai lokasi), gerimis. Awalnya mau nekad, tapi kasihan Adek. Akhirnya berhenti dulu buat pakai jas hujan. Alhamdulillah sampai juga deh di lokasi.

Adek asyik bermain bersama teman-teman dan gak mau makan sendiri

Sesampainya di lokasi, tak selang berapa lama, acara pun dimulai. Adek awalnya diam gak mau bergabung dengan teman-temannya, namun setelah motornya panas, Adek pun ikut berlarian dengan teman-temannya. Nah, ketika buka puasa, Adek awalnya mau makan sendiri, tapi karena disamperin teman-teman di meja, Adek minta disuapi.

Oh Adek, kan bisa makan dulu baru bermain. Nah, disinilah ketegasanku teruji..hiks. Ternyata untuk di tempat umum, aku masih bermain aman alias berprinsip “Yang Penting Anak Gak Rewel”. Yach, pada akhirnya aku mulai menyuapi Adek, sedangkan Adek bermain dengan teman-temannya. Sisi syukur yang lain adalah Adek tetap mau diajak sholat walaupun sedang bermain bersama teman-temannya dan dengan sopan Adek pamit.

Adek: “Aku sholat dulu ya, nanti aku maen lagi”

Melatih Kemandirian

Singgah dulu di Griya Setrasari membeli beberapa belanjaan

Sepulang dari buka puasa, kami singgah dulu di Griya Setrasari untuk membeli beberapa belanjaan. Adek sibuk mencari coklat. Setelah belanjaan yang dicari kami dapatkan, kami pun pulang karena hari sudah malam dan aku lupa tak membawa jaket.

Di sepanjang jalan, Adek ngobrol. Aku sudah pesan apa yang harus dilakukan setelah sampai di rumah, yaitu cuci kaki dan tangan, wudhu, ganti baju, sholat isya trus tidur. Eh, Adek protes….“Bukan tidur ibu, aku mau makan makanan yang dibeli di Griya tadi”. Hehehehe, baiklah. Alhamdulillah Adek mau ganti baju sendiri. Setelah ngemil sebentar, adek pun tertidur tapi lupa membereskan mainan yang dipakai selama ngemil tadi.

Melatih Kemandirian

Pagi hari yang malas

Kondisi badanku masih kurang enak. Rasanya masih pengen tiduran dan malas beranjak mandi. Padahal ini masih hari kerja loh. Dampaknya adalah waktu bergerak melambat dan agak sedikit mepet. Adek tetap seperti biasa ketika disuruh mandi banyak iklan, alhasil makin mepet deh. Aku mulai terpancing tidak sabar.

Mandi pagi ini, akhirnya Adek aku mandikan (biar cepat) karena waktunya sudah mepet menuju ke angka 6.30. Nah, pas dipakaikan baju, aku pakaikan celana dalam. Sewaktu aku pasangkan kaos dalam, Adek protes…“Ibu, kenapa aku dibantuin? aku kan bisa”. Astaghfirullah, maafkan ibu ya Dek. Yup, pagi ini selain merasa kurang enak badan, aku juga merasa gak fokus karena air hangat gak nyala setelah diganti water heater yang baru. Duh ya, semua hal ada di kepala ini.

Hikmah dan Pembelajaran Melatih Kemandirian hari ini

  • FOKUS. Fokus gaes, biar gak disorientasi dan gagal untuk konsisten
  • KONSENTRASI. Nah, kayaknya aku kurang minum deh
  • SEMANGAT. Ahaaa..sepertinya ini yang tiba-tiba berkurang

Seorang pembelajar sejati harus memiliki sikap FOKUS dan SEMANGAT

novya.id

Alhamdulillah. Wassalamu’alaykum.

  • #Hari15
  • #Gamelevel2
  • #Tantangan10hari
  • #MelatihKemandirian
  • #KuliahBundaSayang
  • @Institut.Ibu.Profesional
Melatih Kemandirian

Aku seorang wanita yang suka menulis, melalui tulisan aku dapat mengalirkan aliran rasa yang ada di diri, melalui tulisan aku berharap dapat berbagi kebaikan dan melalui tulisan aku dapat bahagia.

Leave a Reply

%d bloggers like this: