Jawa Barat

Catatan Perjalanan: Jatuh hati pada pesona Curug Malela

Hari ini jumat yak????….wah, udah mendekati deadline setoran ke #1minggu1cerita donk ya….hayuk-hayuk buruan masuk kelas….mulai menulis hahahahahaha

OK lah…di minggu ini aku mo nulis tentang salah satu keindahan alam di Bandung Barat.

Pernah dengar belum…apa itu Curug Malela???…..hah…apaaaa…orang bandung atau orang jawa barat gak tahu itu Curug Malela?????….serius donk kalo jawab hehehehehe

“Curug Malela yang dalam Bahasa Indonesia adalah Air Terjun Malela berada di Desa Cicadas, Kecamatan Rongga – Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat,Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Hulu sungai berasal dari lereng utara Gunung Kendeng, gunung berapi yang terletak di sebelah barat Ciwidey yang telah mati, mengalir melalui Sungai Cidadap – Gununghalu. Curug Malela ini memiliki ketinggian sekitar 60-70 meter (sumber dari Wikipedia)”

sebenarnya pas maen kesana barengan Jelajah Geotrek Matabumi dikasih buku saku (handout)…tapi buku sakunya keselip entah kemana oleh anak keduaku…pas ditanya..”Dek, liat buku saku ibu yang gambar air terjun gak?”…dia hanya diam dan memilih asyik bermain…ya iyalah secara nanya ke anak usia 2 tahun hehehehe

Di beberapa website yang aku baca di Google…judulnya keren-keren kalo kita cari tentang Curug Malelaada ”Pesona Curug Malela”…”Keindahan tersembunyi di Bandung Barat”…”The little Niagara”…”Misteri Curug Malela”..dan lain-lain. Hah..kok misteri juga. Aku nebak-nebak aja, mungkin karena lokasi curugnya yang jauh banget dari keramaian dan akses jalan umum.

Hari Sabtu, 30 Juli 2016 Pukul 04.30..kami sudah berkumpul di lokasi parkir mobil Museum Geologi, sebagian teman melaksanakan ibadah sholat subuh di masjid. 1 jam kemudian kami dibagi dalam beberapa rombongan kecil, setelah saling berkenalan kami mulai menaiki truk tentara (Do you know rasanya naik truk tentara???…Ya Allah mabok…sekali melewati polisi tidur ato lubang..goncangan selangit..bisa pindah posisi duduk kalo gak pegangan mah (rada lebay)..niy truk emang gak ada suspensi peredam goncangan)…Bismillahirrahmanirrahiim perjalananpun dimulai.

Rute perjalanan: Museum Geologi-Pintu Tol Pasteur-Pintu Tol Baros 2-Kerkoff-Jl Raya Batujajar-Jl. Raya Cipatik-Jl. Raya Cihampelas Cililin-Jl. Raya Ranca Panggung-Sindangkerta-Cicangkang Girang-Gunung Halu-Bunijaya-Rongga (kalo naik transportasi umum…banyak kok yang sharing di Google)

Ketika memasuki Gunung Halu terhampar kebun teh yang hijau…segaaaarrrrr banget liatnya. Pukul 09.02 kami sampai di basecamp 1..yaitu sebuah rumah penduduk yang punya warung kecil..disini kami sudah disediakan makan pagi alias sarapan oleh tim Matabumi. Makanan khas sunda..ikan goreng lengkap dengan nasi liwet, lalapan dan sambal…mantap lah. Oia…sebenarnya truk tentara bisa berhenti di depan basecamp ini namun karena jalanan rusak dan ban truk sempat terselip maka penumpang diminta untuk turun dan berjalan menuju basecamp…gak jauh kok..10 menit lah..lumayan sebagai pemanasan sebelum jalan yang sebenarnya hehehe

perjalanan pagi ku menuju Curug Malela

Selesai makan, kami mendengarkan terlebih dahulu penjelasan dari Pak Budi Bramantyo dan Pak Titi Bachtiar selaku narasumber dalam perjalanan jelajah geotrek ini…beliau berdua ahli geologi dan ahli sejarah bandung. Disampaikan bahwa Curug Malela ini berada di dalam plateu rongga (ini istilah geologi ya kawan-kawan). Malela artinya adalah baja (dalam bahasa kawi)…hal ini dapat dilihat pada tebing air terjun yang keras seperti baja. Mengutip catatan salah satu rekan jelajah Nurul Wachdiyyah “Segala sesuatu yang lebih dari ukuran biasanya ditambahkanlah kata Malela, sebagai ekspresi yang menggambarkan kekaguman, kekuatan atau daya lebih”. Curug Malela ini juga dijuluki sebagai The Little Niagara (karena air terjunnya yang lebar seperti Niagara yang ada di perbatasan Amerika Serikat dan Kanada soonooo noh). OK…marilah kita mulai berjalan kawan menuju ke lokasi pas nya Curug Malela…sebenarnya aku dah cukup stres membayangkan capeknya pasti pake banget…banget..banget…tapi karena semangat dan rasa penasaran pengen berkenalan dengan Curug Malela..maka aku menguatkan diriku…Ayooooo Novya, kamu pasti bisa…bisa lelah banget pastinya hahahahaha.

Kata Pak Bachtiar…jalan kaki ini akan ditempuh dalam waktu 1 jam. Pemandangannya keren kawan…udaranya segar teman…menyenangkan sekali sodarah..(jangan mulai membayangkan naiknya nanti yak hehehehe). Selama perjalanan nikmati saja dengan foto-foto…yang pasti aku menghindari ngobrol..karena itu akan sangat menguras tenagaku hehehehe…dengan body yang sama sekali gak langsing ini…nafasku hanya berjalan Senin – Kamis aja. Sampailah di gerbang Curug Malela…disini kami mulai melalui jalan tangga dan mulai turun…setelah 30 menit berjalan…mulai tuh terdengar gemuruh air…waaaaa….mulai keliatan kawan itu si Curug. Buih airnya putih kayak salju karena malamnya gak turun hujan..jadi airnya bersih. Jalan tangga mulai curam dan licin…namun masih cukup santai karena ini turunan sobat…masih berdamai dengan body aku hehehehe

yup…lets go to walk Novya

Sempat istirahat sebentar untuk mengatur nafas…kulanjutkan lagi perjalananku menuruni tangga yang sebagian berbatu..sebagian beralas tanah langsung dan sedikit licin. Alhamdulilllah…sampai juga aku di Curug Malela yang bikin penasaran itu….Subhanallah..indah sekali Ya Allah.

Curug Malela

Setelah puas maen air dan berfoto-foto..aku mulai naik ke tebing..untuk sekedar meluruskan kaki. Pas aku naik ternyata masih ada beberapa rombongan yang baru sampai…mereka berjalan sangat santai menikmati pemandangan. Aku bukannya buru-buru jalan..karena sadar body…pengennya didepan.. karena jalannya kayak siput khawatir ketinggalan hehehehe. Dilihat dari mukaku…aku mulai stres membayangkan perjalanan kembali  ke basecamp…karena jalannya naik dan berundak…huaaaaa…ini berat sodarah-darah. Aku berjalan berdua bersama Anis..dosen muda dari UNJANI. Dia mengajak aku balik barengan..dia baik banget..nungguin aku kalo aku dah kehabisan nafas menaiki tangga hehehehe. Walo nafas udah ngos-ngosan..yang namanya selfie tuh tetap jalan hehehe

bersama Anis

Pukul 15.00 aku sampai di basecamp…bebersih badan sambil menunggu teman-teman lainnya yang mulai berdatangan ke basecamp. Kemudian kami berkumpul kembali untuk refleksi kegiatan dan bagi-bagi doorprize apabila ada yang benar menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan…hadiahnya keren loh…ada buku-buku, majalah Geomaz, sapu tangan, masker penutup apabila naik motor. Yang pasti…kebersamaan dan kekeluargaan bersama Jelajah Geotrek Matabumi ini sangat terasa dan sangat menyenangkan. Kami pun mulai berjalan memasuki truk tentara lagi untuk meneruskan perjalanan pulang yang sebelumnya singgah dulu di warung ikan bakar di dekat jembatan di Cililin untuk makan malam…menikmati kebersamaan dan keceriaan yang luar biasa. Pukul 20.00 kami mulai meneruskan perjalanan kembali ke Museum Geologi. Alhamdulillah….pukul 21.00 kami sudah sampai dengan selamat…sampai bertemu kembali kawan di perjalanan Jelajah Geotrek Matabumi selanjutnya…sayoooonaraaaaaaa

Refleksi-Perjalanan Pulang-Makan Malam

Finally…aku nyampe juga ke Curug Malela….inilah aku di Curug Malela hehehehe

Me and Curug Malela 🙂
Peta lokasi wisata Curug Malela(DISBUDPAR KBB)

No Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: