kreatif
Bunda Sayang

Menemukan Solusi Kreatif #L9 #D8

Bismillahirrahmanirrahiim. Assalamu’alaykum kawan narablog.

Sepulang kantor, biasanya suasana hatiku penuh warna. Kadang bahagia (kalo hari Jumat niy, karena besoknya adalah hari libur), kadang bete (kalo di kantor ada masalah), kadang sedih (kalo di jalan dapat berita gak enak), kadang capek (kalo di jalan macet yang super duber parah), kadang pusing (kalo tugas kuliah belum kelar), kadang biasa-biasa aja (kalo emang hari itu gak ada yang berat untuk dihadapi, dijalani dan diselesaikan). Hahahaha, super duber lebay ya prolognya.

08 Januari 2020

Nah, malam itu aku pulang dari kantor dalam kondisi setengah biasa-biasa saja namun sedikit penat dan berat di kepala. Sesampainya di rumah, kakak minta ditemani belajar di kamar. Dia mau mengerjakan PR Bahasa Indonesia dan Matematika. Aku ajak Adek masuk ke kamar Kakak karena biasanya Adek juga minta ditemani bermain. Jadi, daripada berebut saling minta ditemani, lebih baik aku kumpulkan di satu ruangan dengan aktivitas yang berbeda dan pastinya harus dikondisikan agar mereka tidak saling mengganggu.

“Ibu, aku baiknya ngerjain Bahasa Indonesia atau Matematika dulu?” tanya Kakak. “Ibu jangan jawab terserah ya,” tambah dia lagi. “Okay, kakak lebih senang yang mana?”, jawabku. “Dua-duanya suka siy,” kata Kakak. “Kalo ditanya lebih atau paling, jawabannya harus satu,” kataku. “Hmmm, aku lebih suka Bahasa Indonesia,” jawab Kakak. “Ok, kerjakan dulu yang itu ya,” jawabku. Adek asyik menggambar di lantai bersamaku, sedangkan Kakak mengerjakan PR nya di meja belajar.

Suasana damai dan hening berlangsung cukup lama. Ibunya pun ikut damai sambil membaca buku.

Beberapa waktu kemudian…..

Kurang lebih 30 menit semuanya berjalan dengan baik dan lancar. Setelah itu, kehebohan muncul karena Adek mulai usil. Dia berdiri mendekati meja kakak dan mencoret kertas kakaknya. Kakaknya membalas dengan menyenggol adeknya. Adeknya gak terima mau menangis. Sebelum Adek menangis, aku langsung beraksi. Aku bernyanyi “syalalalalala..tralalalala..trilililili” (ya kira-kira begitulah ekspresinya) – hehehehehe. Akhirnya Adek berubah jadi ketawa melihat ekspresiku. Yeeeeeee…gak jadi menangis deh (alhamdulillah). Padahal aku pun dalam kondisi menahan lelah namun demi agar tidak turunnya air mata Adek, aku pun bisa melucu.

kreatif
Kakak Adek yang kadang akur, kadang usil, kadang berantem namun selalu baik di mata kami ❤

Selalu jadi anak yang soleh dan salihah ya Kakak dan Adek kesayangan Ayah dan Ibu. Aamiin.

Kreativitas itu indah

Alhamdulillah, Wassalamu’alaykum.

#thinkcreative
#kuliahbundasayangIIP
#tantangan10hari
#institutibuprofesional
#gamelevel9
#day8

Aku seorang wanita yang suka menulis, melalui tulisan aku dapat mengalirkan aliran rasa yang ada di diri, melalui tulisan aku berharap dapat berbagi kebaikan dan melalui tulisan aku dapat bahagia.

Leave a Reply

%d bloggers like this: