Matematika Logis
Bunda Sayang

Menstimulasi Kecerdasan Matematika Logis #L6 #D2

Bismillahirrahmanirrahiim. Assalamu’alaykum kawan narablog.

Selamat pagi, apa kabar kawan narablog semua? Hai-hai, sudah siap dengan challenge hari kedua ini? Sudah dong ya pastinya. Masih dengan pembelajaran tentang kecerdasan matematika logis. Belajar matematika itu lebih menyenangkan dibanding belajar Ilmu Pengetahuan Sosial (menurut aku siy ya – hehehehe). Alhamdulillah kakak dan adek juga senang belajar tentang angka. Okeh, aku mulai ya cerita tentang obrolan ringan antara aku dan adek semalam terkait matematika.

Baca juga: https://novya.id/mestimulasi-kecerdasan-matematika-logis-l6-d1/

Obrolan dengan Adek semalam

Sepulang kantor, aku masuk rumah sambil mengucap salam. Aku lihat Adek sedang rebahan di ruang TV dengan lutut diberi tempelan Hansaplast. Katanya dia tadi jatuh di jalan pas lari-lari. Setelah meletakan helm di atas rak buku, aku masuk kamar menaruh tas. Aku duduk di atas kasur sambil melepas penat dan membalas chat dari pak Suami. Adek menyusul masuk ke kamar sambil membawa mainan kubikalnya.

Adek: “Ibu, aku mau maen di kamar, tolong dipasangin karpetnya, biar gak dingin”

Aku: “Okeh, taruh dulu kotak kubikalnya trus minta tolong ambil karpet di belakang itu”

Adek meletakan kotak mainan dan berjalan mengambil karpet.

Aku: “Okeh, dibuka dong”

Adek: “Kan ibu tadi yang akan tolong aku pasang karpetnya” (hehehe, dia sadar kalo mau aku kerjain).

Setelah karpet dipasang, Adek duduk dan mulai merangkai kubiknya. Dia mau membuat robot katanya. Aku melihatnya dari belakang, sudah mulai terbentuk.

Aku: “Itu bikin robot ya. Yang warna hitam itu bentuknya apa ya Dek?”

Adek: “Iya, mau bikin robot. Ini bentuknya kotak”

Aku: “Wah, banyak ya, itu panjang apa pendek ya?”

Adek: “Ini panjang karena banyak”

Aku berjalan ke arah almari setelah selesai menjawab chat dari Pak Suami. Kemudian aku bergabung duduk di atas karpet bersama Adek.

Aku: “Dek, kalo bentuk segitiga yang mana?”

Adek: “Itu yang kepala rumah” (maksudnya “Atap Rumah” ya kawan -hehehehe)

Aku: “Kalo lingkaran yang mana Dek?”

Adek: “Lingkaran itu roda mobil”

Aku: “Kalo yang berbentuk kotak apa dong?”

Adek: “Yang kotak itu badan rumah” (maksudnya bentuk dinding rumah – hehehehe).

Okeh, semalam kami belajar matematika tentang bentuk. Semangat untuk pembelajaran selanjutnya. Ternyata Adek sudah bisa menyebutkan contoh dari bentuk-bentuk bangun.

Matematika Logis
Adek dan mainannya

Materi tentang Matematika Logis

Dari sumber kajianpustaka.com, disampaikan bahwa kecerdasan logika matematika merupakan kemampuan seseorang dalam menghitung, mengukur dan menyelesaikan permasalahan yang bersifat matematis. Sebenarnya ada banyak definisi terkait kecerdasan logika matematika ini, namun aku memilih salah satu saja ya.

Kecerdasan logis-matematis adalah kemampuan seseorang dalam berpikir secara induktif dan deduktif, berpikir menurut aturan logika, memahami dan menganalisis pola angka-angka, serta memecahkan masalah dengan menggunakan kemampuan berpikir

Hamzah B. uno, dkk (2010:11)

Nah, jadi tambah tahu kan bahwa kecerdasan matematika logis ini bermanfaat dalam kehidupan kita terutama dalam membuat pola-pola dan hubungan-hubungan yang logis dalam kehidupan sehari-hari. Selalu semangat tuk belajar ya kawan semua.

Alhamdulillah, Wassalamu’alaykum.

  • #Hari2
  • #GameLevel6
  • #Tantangan10hari
  • #Ilovemath
  • #Matharoundus
  • #KuliahBundaSayangIIP
  • @Institut.Ibu.Profesional

Referensi: KajianPustaka.com

Aku seorang wanita yang suka menulis, melalui tulisan aku dapat mengalirkan aliran rasa yang ada di diri, melalui tulisan aku berharap dapat berbagi kebaikan dan melalui tulisan aku dapat bahagia.

Leave a Reply

%d bloggers like this: