Silaturahmi
Indscript Writing Group

Silaturahmi Bersama Keluarga di Hari Raya – Day 11

Bismillahirrahmanirrahiim. Assalamu’alaykum kawan narablog.

Kalo kemarin habis membahas mudik, maka kali ini bersambung dengan cerita tentang silaturahmi. Kenapa silaturahmi pada saat hari raya itu berbeda dengan silaturahmi selain di hari raya? Kalo yang aku rasakan karena pada saat momen hari raya, semua anggota keluarga biasanya hadir atau pulang kampung. Jadi kumpul keluarga terasa lebih ramai dan meriah. Nah, ini berbeda ketika bukan pada saat hari raya, misal momen nikahan, belum tentu semua bisa pulang.

“Sembahlah Allah, janganlah berbuat syirik pada-Nya, dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan jalinlah tali silaturahmi (dengan orang tua dan kerabat).”

Hr. Bukhari

Oleh karena itu, selama orang tua masih ada, kami selalu prioritaskan pada saat hari raya pulang kampung ke rumah orang tua. Beliau berdua akan sangat bahagia ketika pada saat hari raya terutama hari raya Idul Fitri, semua anak-anaknya berkumpul di rumah. Walaupun tidur berjubel kayak dendeng namun kalo sudah berkumpul rasanya bahagia.

Silaturahmi dua keluarga besar

Setelah menikah, kami menjalani 2 silaturahmi keluarga besar. Keluarga dari Solo dan keluarga dari Boyolali. Kalo keluarga dari Solo, karena kami hanya berdua ya silaturahmi keluarga inti hanya berenam saja dengan Bapak dan Ibu ditambah 3 krucil (keluarga ngirit – hehehehe). Keluarga dari Boyolali jumlahnya lebih banyak, walo selisihnya gak terlalu jauh juga. Keluarga inti dari Boyolali berjumlah 4 anak ditambah 3 menantu dan 6 cucu. Bapak dan Ibu mertua aku sudah meninggal, jadi tinggal anak-anaknya saja.

Memiliki 2 keluarga besar itu menyenangkan loh, apalagi keponakan dari keluarga Boyolali sudah besar-besar, jadi enak diajak ngobrol. Kalo di keluarga Solo, aku adalah yang paling besar, biasanya komando di aku. Nah, kebalikan kalo di Boyolali, sudah ada kakak tertua, komando manut pada beliau (lega, istirahat jadi pemegang komando – hehehehe).

Kunjungan ke para sesepuh

Selama mudik di hari raya, selain bersilaturahmi dengan keluarga inti (kedua orang tua dan kakak-adik), kami juga berkumpul dengan keluarga besar yang lebih besar. Maksudnya? Yup, kami juga berkunjung ke rumah para sesepuh, seperti kakak/adeknya kedua orang tua kami. Kalo di Solo, biasanya sudah dikumpulkan semua di rumah almarhum Nenek aku. Jadi tidak harus berkunjung ke rumah bulik/paklik satu persatu.

Hal ini berbeda dengan keluarga Boyolali, karena saudara almarhum bapak dan ibu berjauhan lokasi rumahnya, kami biasanya berkeliling. Ada yang masih tinggal di Boyolali, ada yang sudah pindah ke Klaten dan bahkan ada yang di Semarang atau Kendal. Anak-anak sangat menikmati perjalanan berkunjung dari kerabat satu ke kerabat lainnya. Lama-lama mereka sudah bisa menebak “Ibu, habis ini kita ke rumah Mbah A, trus nanti belok kanan ke rumah Mbah B”

Hikmah dari Silaturahmi

Alhamdulillah, sejauh ini, anak-anak ku sangat menikmati berkunjung ke rumah kerabatnya. Mereka sudah sangat antusias menanti momen libur hari raya setiap tahunnya. Ada beberapa hikmah yang dapat kami petik dari silaturahmi ini, yaitu:

  • Memberikan keberkahan pada kehidupan kita. Doa dari para sesepuh terutama kedua orang tua merupakan doa terbaik bagi kita anak-anaknya dalam mengarungi kehidupan dan beribadah kepada Allah SWT.
  • Mengajarkan kepada anak kasih sayang. Melalui silaturahmi, kita saling berbagi dan saling menyayangi.
  • Mengenalkan kepada anak akan kerabat-kerabatnya. Kelak ketika mereka besar nanti, akan dapat melanjutkan tali silaturahmi kami.

Melalui pernikahan maka sambungan silaturahmi kita dengan kerabat semakin besar. Silaturahmi yang selalu terjalin baik akan mendatangkan keberkahan dan kerukunan dalam keluarga kita.

Nah, yuk kawan kita selalu menyambung silaturahmi kita dengan kedua orang tua kita dan kakak/adek kita, karena tidak baik memutuskan silaturahmi.

Alhamdulillah, Wassalamu’alaykum.

Silaturahmi

Aku seorang wanita yang suka menulis, melalui tulisan aku dapat mengalirkan aliran rasa yang ada di diri, melalui tulisan aku berharap dapat berbagi kebaikan dan melalui tulisan aku dapat bahagia.

Leave a Reply

%d bloggers like this: