BPN30DayBlogChallenge2018

Surat Untuk ku

Bismillahirrahmanirrahiim

Assalamu’alaykum kawan-kawan, Alhamdulillah day 18 for 30daysblogchallenge2018

Untuk tantangan hari ini, aku memilih tema pengganti dikarenakan tema hari ini aku tak menguasainya. Tema hari ini adalah “5 Youtuber Favorit”, berhubung tak punya idola youtuber maka aku memilih tema “Surat untuk siapapun” dan akhirnya keputusan akhirnya adalah aku memilih tulisan dengan tema “Surat untuk ku”. Yach, kali ini aku akan menulis surat untuk diriku sendiri. Yach seolah-olah aku sedang berbicara dengan diriku sendiri lah hehehehe.

Bandung, 07 Desember 2018

Assalamu’alaykum Novya, apa kabarmu disana? Sudah lama sekali kita tidak berbincang, hmmm….udah ada berapa lama ya? ada mungkin sebulan ya. Nov, kamu sehat-sehat saja kan?, kamu masih gendut gak sekarang? atau udah mulai kau terapkan tuh tips sehat ala kamu yang pernah kau ceritakan kepada dulu sebulan yang lalu. Oia, kamu sekarang sibuk ya kelihatannya? WA yang aku kirimkan suka kau balas lama. Maafkan ya, kalo aku suka cerewet kepadamu. Aku sayang kamu, aku gak ingin kamu sakit. Aku sangat tahu kondisimu saat ini, dimana kamu sedang jauh dari suamimu sehingga kamu harus selalu sehat, sabar dan kuat dalam membersamai anak-anakmu, dan kamu pun selalu siap menjadi tempat curhat kedua orang tua mu, tempat berpegangan adekmu apabila mereka ada kebutuhan yang butuh bantuan kamu. 

Nov, aku sedang ketika kau menyampaikan kepadaku bahwa kau sudah dapat menerima kondisi apabila dirimu memang harus meninggalkan pekerjaan yang sudah 10 tahun ini kamu jalani. Aku paham berat rasanya meninggalkan semua itu, dan memilih mendarmakan diri menjadi seorang ibu rumah tangga. Aku yakin, kepatuhanmu pada suamimu akan mendapatkan pahala dan keberkahan dari Allah SWT. Pasti akan ada jalan terbaik dari setiap permasalahan yang keluargamu hadapi. Aku disini selalu mendoakan yang terbaik untuk kehidupan keluargamu. Dan…semoga harapan mu untuk dapat membahagiakan suami serta kedua orang tuamu diberikan kemudahan jalan keluar. Ntah dirimu masih bekerja namun dengan beban yang lebih ringan atau ntah dirimu bisa benar-benar fulltime menjalankan peran sebagai ibu rumah tangga di rumah. Pastinya apapun pilihan kalian berdua akan menjadi keputusan terbaik dalam kehidupan kalian.

Nov, cobalah dirimu lebih rileks dalam menjalani hari-hari dalam kehidupanmu. Jangan sering kau gunakan standar perfeksionis yang ada dalam dirimu. Semua tak bisa berjalan selurus yang kamu harapkan Nov, dikarenakan setiap kejadian, setiap orang mempunyai jalannya masing-masing. Buat dirimu lebih bisa sabar dan ikhlas dalam menerima apapun yang melintas atau menghiasi hari-hari dalam kehidupanmu. Dirimu itu selalu stres karena dirimu selalu mengharapkan semua itu harusnya berjalan sesuai prosedur. Tipikal dirimu yang selalu menghindari risiko, sangat tidak menyukai hal-hal yang ujungnya akan memiliki risiko karena dirimu merasa harus berpikir keras untuk mencari solusi yang terbaik dari risiko yang akan kamu hadapi,  Nikmatilah semua bahagia dan risiko yang menyapa kehidupanmu Nov, Allah SWT tidak akan menguji hamba-Nya diluar batas kemampuan hamba-Nya tersebut. 

Nov, sekali lagi aku mengingatkanmu…jaga kesehatan. Pola makanmu yang buruk dan kebiasaan burukmu dalam berolahraga harus segera kau ubah dan bahkan kau buang. Mulailah kembali dengan pola makan yang sehat dan rajinlah berolahraga. Dirimu kan sudah dibelikan oleh Fajar peralatan olahraga dan pengaturan pola makan, hargai donk usaha dia yang sangat mendukung istrinya untuk hidup sehat. Itu tandanya dia sangat sayang dan cinta pada mu. Memberikan apapun yang kau butuhkan walaupun tidak kau minta. Jangan sampai Fajar marah loh…ingat Fajar itu anaknya pendiam, biasanya orang pendiam itu sekalinya marah akan mengerikan. Kamu mau Fajar marah padamu?..Gak kan?..makanya yuk perbaiki pola hidup kamu.

Nov, eh iya…jangan lupa ya…anak-anak perlu pendampinganmu loh. Selama Fajar belum balik di Indonesia, praktis memang dirimu Nov yang fulltime mendampingi mereka. Nah, disini kamu tidak boleh stres ya, agar anak-anak juga tidak ikut stres. Nikmati kebersamaan dengan mereka yang tidak akan terulang lagi waktunya. Nanti kamu akan sedih ketika mereka sudah tidak mau lagi jalan ama ibu dan ayahnya karena mereka sudah jalan ama sahabat-sahabatnya. Aku suka geli kalo kamu cerita tentang betapa pusingnya dirimu ketika menghadapi kedua anakmu berebutan. Hahahaha…itulah nikmatnya menjadi seorang ibu Nov. Tapi pastinya kamu merasa bangga kan ketika mereka memperebutkan untuk memeluk dirimu. 

Nov, udah dulu ya..nanti kita ngobrol dan berkabar lagi. Pesan ku yang selalu kuucapkan untukmu adalah…”selalu berusaha dan belajar untuk memantaskan diri dalam membersamai anak-anakmu dan selalu belajar dan praktek untuk menjadi istri yang salihah”….jangan lupa…jaga diri, jaga harta suami, selama Fajar jauh dari mu. Aku berdoa semoga dirimu selalu diberikan kemudahan dalam menjalani peran sebagai istri dan ibu yang juara buat suami dan anak-anakmu. Peluk dan cium akan selalu kukirimkan untuk mu sekeluarga. Udah dulu ya Nov, jangan lupa istirahat dan bahagia ya. 

Wassalamu’alaykum.

Alhamdulillah done for #BloggerPerempuan #BPN30dayschallenge2018

Aku seorang wanita yang suka menulis, melalui tulisan aku dapat mengalirkan aliran rasa yang ada di diri, melalui tulisan aku berharap dapat berbagi kebaikan dan melalui tulisan aku dapat bahagia.

No Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: